Rabu, 28 Agustus 2013

Sistem Pengairan Lahan Sawah


SISTEM PENGAIRAN LAHAN SAWAH

PENGAIRAN
•         Pengairan adalah suatu proses buatan manusia untuk menyediakan air kedalam tanah, sehingga dapat diserap oleh akar tanaman.

TUJUAN
•         Memberikan air kedalam tanah untuk menyediakan lengas tanah
•         Menghindari kekeringan dan kematian tanaman
•         Mendinginkan tanah sehingga lingkungan cocok untuk tanaman
•         Mencuci dan melarutkan garam-garam beracun dalam tanah
•         Mengurangi kecenderungan tanah thd pipa dan celah dalam tanah
•         Melunakkan lapisan olah

ALTERNATIF SISTEM PERTANIAN HEMAT AIR
•         Border Irrigation
•         Furrow Irrigation
•         Intermitten Irrigation
•         SRI (System of Rice Intensification)

BORDER IRRIGATION
•         Bidang tanah dibagi menjadi beberapa jalur / strip
•         Petak setiap jalur harus rata pada arah tegak lurus pematang dan landai kerah sejajar pematang
•         Air mengalir selapis tipis ke bagian akhir jalur
•         Sesuai untuk tanah  infiltrasi rendah-agak tinggi
•         Cocok untuk tanaman kedelai, kacang, jagung,
•         Padi tidak cocok

FURROW IRRIGATION
•         Banyak diaplikasikan pada tanaman berbaris (tebu, ubi jalar, jagung, kentang, dll)
•         Penyediaan air langsung pada derah perakaran
•         Efisiensi air tergantung dari resapan air ke lateral.
•         Jarak antar alur ditentukan oleh jarak tanaman serta pola pembasahan
–        1,2-1,8 m pada pasir) jarak alur 0,5 m
–        1,5 m untuk tanah lempung
•         Kemiringan dasar alur tidak lebih 2%
•         Contur Furrow pada slope 8-10%.
•         Panjang furrow pada slope (0,3-0,5)% alur semakin besar dengan kenaikan slope.
•         Alur semakin pendek pada tanah pasir dan semakin panjang pada tanah lempung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar